Categories
Uncategorized

Renungan_2_100321

Kembali dalam edisi renungan.

dalam waktu sempit, saya sempatkan menuliskan apa yang tersebesit didalam hati, mengenai pertanyaan saya, sepintas, agak membingungkan, namun sering tidak terucap dan terungkap,karena kesibukan dunia,

pertanyaan sekitar makna dari kehidupan, dan mengapa tuhan menciptakan kita.

Saya paham, tuhan yang Maha Esa ini sangatlah Pemurah dan Pengampun, Menciptakan mannusia dan seisinya untuk tujuan agar mereka beribadah kepada tuhan.

Namun, lagi-lagi namun, sekali lagi ini hanya tulisan, misal Anda atau saya punya kekuatan dan kemampuan untuk menciptakan alam semesta, apakah Anda juga akan melakukan hal yg sama? menciptakan mahluk lain dan dunia tempat mahluk ini berada? jika tidak, apa yang akan anda ciptakan?

ini selalu/kadang menjadi secercah pikiran yang menyeruak. Kadang terbesit saat melihat oknum kejehatan, oknum koruptor, dsb, yang rasa hati ini terbesit, andai saja saya dipinjami kekuatan Malaikat pencabut nyawan 1 hari, atau 1 jam saja, manusia-manusia seperti itu akan saya lenyapkan dari muka bumi, agar bumi ini aman-1.

ya itu hanya pikiran, Anda tidak perlu protes keras mengenai hal ini, pikiran dan angan-angan seperti itu tidak akan pernah mungkin terjadi, karene Tuhan kita maha Sabar, dan Pengampun, manusia-manusia yang penuh dengan Segunung Dosa juga akan diampuni oleh Allah SWT jika dia bersungguh dalam tobat.

-1 untuk hal ini, mengapa hal ini tidak pernah akan terjadi, karena, kita ini hidup didalam Alam Ciptaan tuhan, kita Hidup di Aturan Tuhan, Ibarat Game, kita ini di trial, dan kita harus mengikuti Game Rule dari Tuhan.Ibarat lainnya, Andai kita ini Segerbong Lokomotif, dengan menarik Pulihan ribu angan dan pikiran kita, kita tetap mengikuti Rel-rel yang telah ditetapkan oleh tuhan. Dan kita tidak akan keluar Rel selama kita mengikuti Panduan Rel tersebut.

adakalanya jalan kita berubah, karena memang Rel tersebut dirubah haluannya oleh Tuhan. ada juga yang sampai keluar Rel, lokomotif berhenti sampai dengan keadan Rel yg terputus dan masuk kejurang, itu semua sama dengan Rel Kehidupan ini.

Ya ini hanya tulisan dari seorang karyawan kantor yang berpikir diwaktu senggang. berpikir, yang sering tidak dipikirkan manusia, Atau tidak sempat dipikirkan oleh manusia.

terima kasih